Ini Alasan Barca Tunjuk Xavi

BARCELONA telah menunjuk mantan gelandang dan kapten Xavi Hernandez sebagai pelatih kepala dengan kontrak hingga 2024, menyusul pemecatan Ronald Koeman.

Klub LaLiga menerima lampu hijau pada  Jumat untuk menandatangani kontrak dengan pemain berusia 41 tahun setelah mereka membayar klausul pelepasannya dengan klub lamanya klub asal Qatar Al-Sadd.


Xavi bermain untuk Barcelona selama 17 tahun, membuat 767 penampilan dan memenangkan 25 trofi, termasuk empat kemenangan Liga Champions dan delapan gelar liga.

"FC Barcelona telah mencapai kesepakatan dengan Xavi Hernandez agar dia menjadi pelatih tim utama untuk sisa musim ini dan dua musim lagi," kata klub dalam sebuah pernyataan.

Xavi Hernandez, produk tim yunior di Barca, telah meninggalkan klubnya saat ini, Al -Sadd dari Qatar, setelah pembicaraan yang diadakan selama beberapa hari terakhir dengan pemilik klub."


Pelatih Belanda Koeman dipecat setelah kekalahan 0-1 dari Rayo Vallecano bulan lalu yang membuat Barca berada di urutan kesembilan di LaLiga.

Klub masih berada di urutan kesembilan setelah Sergi Barjuan ditunjuk sebagai pelatih sementara dan duduk sembilan poin di belakang pemimpin klasemen Real Sociedad dengan satu pertandingan di tangan.

Barjuan diatur untuk tetap bertanggung jawab untuk pertandingan liga mereka di Celta Vigo pada hari Sabtu, dengan Xavi tiba di Barcelona akhir pekan ini sebelum presentasinya pada hari Senin.

"Itu bukan selamat tinggal, itu 'sampai jumpa'. Camp Nou selalu menjadi rumah saya," kata Xavi dalam video yang ditujukan kepada para penggemar.

"Kalian adalah penggemarku, orang-orangku, klub yang paling aku cintai. Dan sekarang, aku pulang. Sampai jumpa, Culers. Forca Barca!"

Pertandingan pertama Xavi adalah derby lokal melawan Espanyol pada 20 November, setelah jeda internasional.

Mantan pemain internasional Spanyol, Xavi bergabung dengan Al-Sadd sebagai pemain pada 2015, menjadi pelatih kepala setelah gantung sepatu pada 2019. Pada April, ia memimpin timnya meraih gelar liga domestik Qatar dengan tim tak terkalahkan.

Ia enolak kesempatan untuk melatih Barca pada Januari 2020 setelah Ernesto Valverde dipecat, tetapi tetap dikaitkan dengan pekerjaan itu bahkan setelah Koeman menggantikan Quique Setien pada Agustus tahun lalu.

BACA JUGA