Petinju Felix Verdejo Terancam Hukuman Mati

Petinju Felix Verdejo Terancam Hukuman Mati

HAKIM di pengadilan federal, Senin (3/5), memerintahkan petinju Puerto Rico Félix Verdejo ditahan tanpa jaminan setelah ia didakwa atas kematian kekasihnya yang berusia 27 tahun yang sedang hamil yang tubuhnya ditemukan di sebuah laguna.

Verdejo didakwa dengan penculikan dan pembajakan mobil yang mengakibatkan kematian Keishla Rodríguez dan dengan sengaja membunuh seorang anak yang belum lahir. Ia tidak berkomentar selama sidang virtual pada Senin di mana dia mengandalkan penerjemah.

“Kasus ini memenuhi syarat hukuman mati,” kata Hakim Camille Velez.

Verdejo memang melakukan pelanggaran berat seperti pengaduan yang diajukan FBI. Ia dituduh memukul wajah Keisha, menyuntiknya jarum suntik berisi zat tak dikenal yang dibeli di kompleks perumahan umum.

Ia juga dituduh mengikat lengan dan kaki korban dengan kawat, mengikat balok yang berat sebelum melemparkannya dari jembatan pada pukul 8:30 Kamis pagi dan kemudian menembak tubuhnya.

Verdejo disebutkan tak sendirian melakukan aksi pembunuhan itu. Ada seseorang yang turut membantu namun belum diidentifikasi siapa.

Pemerintah AS memiliki waktu 30 hari untuk mempresentasikan kasus tersebut kepada dewan juri federal; sementara tanggal sidang Verdejo berikutnya belum diumumkan.

Verdejo sendiri menyerahkan diri ke kantor kepolisian federal, Ahad (2/5), beberapa jam setelah aparat kepolisian mengidentifikasi bahwa wanita yang diketemukan tewas tak lain kekasih sang petinju berusia 27 itu.

Mayat Keisha ditemukan tak bernyawa di sebuah laguna di wilayah Amerika Serikat, beberapa hari setelah ia dilaporkan hilang. Identitas Keisha dikenali setelah Institut Ilmu Forensik memeriksa giginya.

Verdejo dan pengacaranya semula tak bersedia menjawab pertanyaan mengenai kasus kematian Keisha. Mereka bahkan menolak bekerja sama.

Menurut Keila Ortiz, ibu korban, Keisha dalam keadaan hamil dari hubungannya dengan Verdejo. Keisha, kata Keila, menelepon Verdejo pada Kamis pekan lalu dan mengatakan Verdejo akan datang untuk melihat hasil tes kehamilan.

“Saya bilang kepadanya, ‘hati-hati’ karena ia [Verdejo] pernah mengancam,” kata Keila. Verdejo disebutkan Keila mengingatkan Keisha untuk tidak hamil demi kariér dan keluarganya.

Verdejo sudah punya keluarga. Keisha sendiri merupakan sahabat Verdejo sejak mereka SMA. Keila kemudian menghubungi pihak kepolisian setelah Keisha tak pulang sejak Kamis untuk bekerja di sebuah rumah perawatan hewan.

Verdejo (27-2-0, 17 KO) mewakili Puerto Rico di Olimpiade London 2012 dan kemudian beralih ke pro pada tahun yang sama. Di arena pro ia bertarung di kelas ringan. Kariérnya kemudian tersendat setelah ia mengalami kecelakaan motor pada 2016.

BACA JUGA