Simphiwe Konkco Lakukan Sparing dengan Mtahalane untuk Hadapi Menayothin

Simphiwe Konkco Lakukan Sparing dengan Mtahalane untuk Hadapi Menayothin

WANHENG Menayothin, juara kelas layang mini [47,63kg] WBC akan bertarung melawan Simphiwe ‘Chain Reaction’ Konkco, 25 Oktober.

Colin Nathan, pelatih Konkco, mengonfirmasi hal itu kepada sowetanlive.co.za. Menurut Nathan, duel akan dilaksanakan di kandang Menayothin di Thailand.

Konkco jadi petinju Afrika Selatan pertama sejak 8 tahun terakhir yang coba merebut sabuk gelar WBC. Sebelumnya, Gideon Buthelezi gagal mengalahkan juara kelas layang junior Adrian Hernandez di Meksiko, 24 September 2011.

Menayothin, 33 tahun, sudah 11 kali mempertahankan gelar dan belum terkalahkan dalam 53 pertarungan.

Dengan rekor itu, Menayothin sudah melampaui rekor Floyd Mayweather yang tak terkalahkan dalam 50 pertarungan.

“Kami akan datang ke kandang macan menghadapi petinju paling subur. Tentu kami datang sebagai underdog,” ujar Nathan.

“Saya menikmati momen sebagai underdog. Kami sangat optimis dan percaya diri bisa membalikkan keadaan.”

Konkco yang kini menetap di Johannesburg namun berasal dari Ngangelizwe, Mthatha. Ia menyandang sabuk gelar IBO. Kini, dalam persiapan menghadapi Menayothin, Konkco melakukan sparing antara lain dengan juara kelas layang IBF Moruti Mthalane.

“Saya ingin memanfaatkan semaksimal mungkin keberadaan Moruti untuk mengadopsi gayanya,” ujar Nathan pula.

BACA JUGA