HIGHLIGHT : ASIAN GAMES 2018

Adonis Stevenson Janjikan Kemenangan KO atas Oleksandr Gvozdyk

Adonis Stevenson Janjikan Kemenangan KO atas Oleksandr Gvozdyk

MESKI usianya sudah 40-an (41) dan bertarung draw mayoritas melawan Badou Jack musim gugur lalu (Mei 2018), Adonis Stevenson yang baru satu kali kalah ini yakin bisa menunjukkan dirinyalah top fighter di kelas berat ringan (79,38kg).

Stevenson akan bertarung untuk mempertahankan gelar WBC-nya melawan penantang wajib Oleksandr Gvozdyk asal Ukraina, 1 Desember, di Videotron Center, Quebec, Kanada.

“Lawan saya petinju yang lapar. Saya berharap ia melakukan segalanya di atas ring. Saya akan bekerja keras dalam latihan agar 100 persen siap. Ingin saya buktikan kepada semua orang bahwa saya masih nomor 1 di kelas berat ringan dan saya akan menang KO,” kata Stevenson, dikutip BoxingScene.com dari LA Presse.

Gvozdyk, 31 tahun atau 10 tahun lebih muda dari Stevenson. Peraih perunggu Olimpiade 2012 ini memenangkan 12 dari 15 pertarungannya dngan KO. Pertarungan terakhirnya adalah melawan Mehdi Amar pada 17 Maret di mana ia nampak kurang bersemangat dan menang angka mutlak.

Banyak yang percaya Gvozdyk punya rahang yang rentan. Tapi, menurut Stevenson (29-1-1, 24 KO), faktanya ia belum terkalahkan dan apapun bisa terjadi di atas ring.

“Tak diragukan lagi, Gvozdyk akan jadi lawan terbaik Adonis kali ini,” kata Yvon Michel, Preiden GYM, badan kepromotoran yang membawahi Stevenson.

“Ia berlatih di bawah Teddy Atlas yang sohor. Gvozdyk datang dengan kepercayaan diritinggi dan setiap orang percaya ini kali pertama Stevenson akan kalah sejak April 2016 (kalah TKO ronde 2 dari Darnell Boone).”

Tapi, orang bisa bilang apa saja. Dan kejutan bisa saja terjadi.

BACA JUGA